Seribu Bibit Ditanam dan 24 Burung Dilepasliar di TWA Punti Kayu dalam Rangkaian Tanam Pohon Serentak

Minggu, 31 Desember 2023 BKSDA Sumatera Selatan

Palembang, 31 Desember 2023 – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel) turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon serentak yang dilaksanakan di 38 Provinsi Seluruh Indonesia pada hari Sabtu, 30 Desember 2023.  Di Provinsi Sumatera Selatan, kegiatan dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Dirjen PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sigit Reliantoro, yang dipusatkan di dua lokasi yaitu Komplek Jasdam II/ Sriwijaya Palembang dan Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu Palembang. Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan petikan SK Green Ambassador program Green Youth Movement oleh Dirjen PPKL.


Dalam kesempatan terpisah, Menteri LHK Siti Nurbaya mengajak semua pihak dan masyarakat luas untuk terus menanam dan memelihara pohon serta meningkatkan tutupan lahan sebagai bagian dari komitmen untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FoLU Net Sink 2030. Di Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 2000 bibit pohon ditanam, yang 1000 bibit pohon diantaranya ditanam di TWA Punti Kayu seluas dua hektar.  

Kegiatan penanaman pohon serentak ini juga sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melakukan penanaman sepanjang musim hujan 2023/2024 karena dunia tengah menghadapi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi, dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati sehingga harus mengedepankan paradigma kolaborasi dan kerja sama.

Selesai melaksanakan penanaman pohon serentak di Jasdam II/ Sriwijaya, Dirjen PPKL beserta jajaran KLHK lainnya berkesempatan mengunjungi TWA Punti Kayu dengan melakukan penanaman 20 bibit pohon, meliputi lima jenis bibit kayu-kayuan yaitu balangeran, kulim, meranti, merbau, dan tembesu serta pelepasliaran 24 satwa burung, meliputi enam jenis burung yang terdiri dari siri-siri, cucak ijo, srigunting, kinoy, poksay, dan betet yang berasal dari hasil operasi dengan Polda Sumsel. 

Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata menyampaikan bahwa kegiatan pelepasliaran satwa merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan populasi satwa liar di habitatnya. Kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk kontribusi dalam program KLHK “Living in Harmony with Nature: Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”. 

“20 bibit yang ditanam dan 24 burung yang dilepasliar di TWA Punti Kayu dalam rangka menyambut tahun 2024 sebagai sharing knowledge kepada seluruh stakeholder dan masyarakat luas untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati yang berkelanjutan melalui paket lengkap upaya pemulihan ekosistem”, terang Ujang.


Turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu unsur Pemerintah Provinsi Sumsel, TNI-Polri, Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan, 11 UPT KLHK Sumsel, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumsel, lsm/komunitas, perusahaan/swasta, serta generasi muda Green Ambassador Sumsel. 

Selain itu, pada lokasi terpisah, masyarakat mitra konservasi BKSDA Sumsel juga turut berpartipasi dalam penanaman pohon serentak yang berlokasi di Suaka Margasatwa (SM) Dangku dan SM Padang Sugihan, Provinsi Sumatera Selatan sebagai bentuk realisasi program kemitraan konservasi dalam rangka pemulihan ekosistem.


Penanaman sebanyak 200 bibit di SM Dangku melibatkan perangkat Desa Pangkalan Tungkal, Kelompok Tani Hutan Konservasi (KTHK) Dabuk Jaya Makmur, Kelompok Masyarakat Sungai Napuh, dan KTHK Sidomulyo meliputi empat jenis, terdiri dari durian, jengkol, petai, dan salam. Sedangkan penanaman di SM Padang Sugihan menargetkan 93.000 bibit pohon, yang telah ditanam sejak bulan November 2023 sampai saat ini. Adapun jenis yang ditanam meliputi 12 jenis, terdiri dari belangeran, bintaro, tembesu, jelutung rawa, pulai, salam, sungkai, bintangur, ramin, cempedak, nangka, dan beringin dengan melibatkan KTHK Berkat Yakin, KTHK Siju Maju Bersama, dan KTHK Perigi Jaya.

Sumber: Balai KSDA Sumatera Selatan






Berikan rating untuk artikel ini

Average Rating: 5

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini