Simpul Belajar Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Senin, 22 Juli 2024 BTN Rawa Aopa Watumohai

Konawe Selatan, 22 Juli 2024Green Youth Movement (GYM) merupakan program pendidikan dasar gerakan lingkungan hidup yang menyediakan wadah bagi para generasi muda untuk bertukar pengetahuan dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup. Kegiatan pendidikan yang akan dilangsungkan mengusung konsep simpul belajar. Kegiatan Green Youth Movement (GYM) Angkatan 2 mengusung tema “Memfasilitasi Tumbuhnya Generasi Muda Sebagai Pelopor Dan Duta Penyelamat Lingkungan Hidup.”

Kegiatan Green Youth Movement (GYM) dilaksanakan di Kantor Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai yang merupakan salah satu dari simpul belajar yang tersebar di seluruh Indonesia.  Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai 20 Juli 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang berasal dari SMAN 1 Konawe Selatan, SMAN 12 Konawe Selatan, SMAN 22 Konawe Selatan, Madrasah Aliyah At Taqwa Lapoa dan SMAN 12 Bombana.

Materi- materi yang diberikan yaitu :

  • Peran kaum muda dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup
  • Kenalan sama Isu Lingkungan Hidup
  • Apa itu perubahan iklim, dan mengapa mengancam kehidupan di bumi?
  • Apa itu pencemaran dan perusakan lingkungan serta bagaimana kita mengatasi ?
  • Gaya hidup hijau (Green lifestyle) itu keren
  • Peran Penting Hutan dan Daerah Aliran Sungai
  • Apa itu konservasi dan keanekaragaman hayati ?
  • Peran penting media sosial dalm mengalwal isu lingkungan hidup
  • Cara jitu menjadi konten kreator hijau yang  keren
  • Inovasi dan teknologi hijau
  • Merumuskan agenda perubahan

Tujuan dilaksanakan kegiatan GYM mengembangkan potensi generasi muda dalam membangun jaringan pengalaman terkait pengelolaan lingkungan, Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang isu dan solusi penyelesaian masalah lingkungan serta menjaring Green Ambassador GYM.

Saat ini, green lifestyle mulai tumbuh di kalangan generasi muda di tengah dengunya isu perubahan iklim, meskipun belum menjadi satu gerakan signifikan yang dapat menumbuhkan budaya ramah lingkungan dalam komunitas atau masyarakat,  terutama untuk  generasi muda. Keinginan  generasi muda untuk berbuat konkret dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup mulai tumbuh sehingga perlu disediakan wadah untuk mewujudkannya.

Kegiatan GYM dibuka langsung oleh ibu menteri lingkungan hidup dan kehutanan. Kegiatan dilaksanakan melalui pemberian materi dan praktek. Metode yang digunakan yaitu metode kelas berupa kelas interaktif, Focus Group Discussion (Breakout Room), Workshop, yang dilaksanakan secara hybrid.  Para siswa diberi kesempatan untuk mengesplor kemampuan masing- masing yang dituangkan dalam tugas  pendalaman materi. Para peserta diberi tugas untuk   membuat puisi, mengidentifikasi flora, ecoprint, pembawa berita, membuat video dengan tema lingkungan hidup.   Para peserta sanggat antusias dan semangat mengikuti kegiatan proses pembelajaran. Hal ini terlihat dari antusias para peserta berlomba lomba dalam mengikuti kuis “Kahoot” yang diadakan oleh panitia. pada Sabtu, 18 Juli 2024, merupakan hari keenam sekaligus hari terakhir In Class Green Youth Movement (GYM) angkatan ke-2. Pada hari keenam ini, Green Heroes mendapatkan materi berkaitan dengan cara membuat ecoprint. Kemudian dilanjutkan dengan tugas pendalaman materi yaitu praktik pembuatan ecoprint. Selain itu, Green Heroes juga merumuskan agenda perubahan yang akan dilakukan di daerah masing-masing. Agenda perubahan yang disusun dapat dilaksanakan dalam lingkup satu simpul belajar maupun berkolaborasi dengan simpul belajar lain dalam satu region. Agenda perubahan yang disusun diharapkan dapat membawa harapan baru dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup.

Hari terakhir in class GYM ditutup oleh Ketua Institut Hijau Indonesia, Chalid Muhammad, beliau menyampaikan bahwa berakhirnya kegiatan in class merupakan awal bagi Green Heroes untuk membawa perubahan positif di daerah masing-masing terutama berkaitan dengan lingkungan hidup.

Melalui kegiatan ini diharapkan melahirkan Green Heroes yang ikut berperan sebagai pelopor dan duta penyelamat Lingkungan hidup dan kehutanan di tingkat tapak.

Sumber : Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Penanggung jawab berita : Ahmad, S.Hut., M.Si. (Kepala Balai TN Rawa Aopa Watumohai)

Penulis berita : Wa Ode Asrawati (Penyuluh Kehutanan Ahli Muda)

Editor berita : Galeh Primadani (Pengendali Ekosistem Hutan)

Informasi lebih lanjut : Call Center Balai TN Rawa Aopa Watumohai ( 085173306413)


Berikan rating untuk artikel ini

Average Rating: 0

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini