Evakuasi Bangkai Buaya Sinyulong Dengan Panjang Lebih 4 Meter

Pekanbaru, 27 Juni 2022 - Balai Besar KSDA Riau mendapat kabar matinya seekor buaya sinyulong di Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan tepatnya di perkebunan Sawit PT. Cakra Alam Sejati (20/06). Lokasi yang sama dimana sebelumnya terjadi konflik satwa buaya dan manusia.

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, BPBD Kab. Pelalawan,  Kelompok Pencinta Satwa (Amar Pd @amar_pd) dan petugas PT. CAS segera saling berkoordinasi. Sekitar pukul 19.30 WIB, Tim gabungan bersama-sama melakukan evakuasi bangkai Buaya yang berada ± 200 meter dari lokasi konflik satwa buaya yang menyerang manusia yaitu di sungai Kerumutan di pinggir perkebunan PT. CAS.

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan boat BPBD ke lokasi bangkai buaya yang tersangkut di pinggiran sungai.

Pada pukul 20.30 WIB, bangkai buaya berhasil dibawa menuju lokasi pinggiran PT. CAS dan selanjutnya dilakukan identifikasi kondisi bangkai untuk mengetahui penyebab kematian buaya tersebut. Jenis satwa adalah buaya sinyulong  (Tomistoma schlegelii) dengan panjang 420 cm dan lebar 75 cm, berjenis kelamin betina. Kondisi saat ditemukan telah mati, bangkai membengkak, mengeluarkan aroma busuk dan terdapat luka akibat senjata tajam pada area sekitar belakang mata sebelah kiri.

Bangkai kemudian diangkut menggunakan mobil untuk dibawa ke lokasi penguburan yang berada di PT. CAS.

Kondisi air yang semakin tinggi menyulitkan Tim dalam melakukan evakuasi. Beberapa kali mobil Tim tersangkut dan terperosok di jalan hingga akhirnya baru pada sekitar pukul 23.50 WIB, Tim berhasil sampai ke tempat lokasi penguburan.

Tim kembali melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait satwa yang dilindungi khususnya buaya sinyulong. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut ditutup dengan pemasangan spanduk himbauan dan peringatan di areal PT.CAS khususnya yang merupakan habitat buaya.

 

Sumber : Balai Besar KSDA Riau

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini