Koordinasi antar Stakeholders Tingkatkan Pariwisata di Sumba

Waikabubak, 14 Januari 2020. Pulau Sumba sebagai kawasan wisata sudah tidak diragukan lagi, bahkan pada tahun 2018 Pulau Sumba dinobatkan Pulau Terindah di Dunia dari sebuah majalah terbitan Jerman. Namun, penobatan itu tidak serta merta meningkatkan kunjungan wisata di pulau tersebut.

Dalam hal meningkatkan kunjungan wisata ke Pulau Sumba, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sebagai pemangku kawasan, beserta seluruh stakeholders mengadakan rapat koordinasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sumba Barat menjadi co-host sebuah exhibition besar Bali and Beyond Travel Fair 2020 yang akan berlangsung pada bulan Juni. Disparbud mengundang stakeholders pariwisata seperti asosiasi penginapan, rumah makan, travel agent, dan pengelola kawasan wisata termasuk Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (TN Matalawa). Disparbud meminta kepada seluruh stakeholders untuk urun rembuk menyusun rencana tampilan apa yang akan dipamerkan sehingga kunjungan pariwsata ke Sumba dapat meningkat.

Balai TN Matalawa hadir dalam rapat koordinasi ini yang diwakili Kepala Seksi Pengelolaan TN Wilayah I, Abdul Basit Nasriyanto, S.Hut, M.Sc. Balai TN Matalawa akan mendukung secara penuh kegiatan ini dengan memberikan materi-materi promosi wisata di kawasan TN serta mempersiapkan sarana-prasarana pendukung bagi kelancaran kunjungan wisatawan nantinya.

Sumber: Balai Taman Nasional Matalawa

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini