Memotivasi Masyarakat untuk Hutan TN Merbeti Lestari

Jember, 12 September 2019. Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri (Maman Surahman, S.Hut, M.Si) melakukan tinjauan lapangan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Blok Aren, Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Jember. kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan data terkini mengenai permasalahan, hambatan dan keinginan masyarakat terkait kegiatan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan TN MerBeti khususnya di Resort Sanenrejo SPTN Wilayah II Ambulu.

Kunjungan pertama pada lokasi pembuatan tape. Tape yang biasanya dibuat dari singkong,oleh masyarakat Blok Aren berbahan dasar pisang. Produk tape pisang ini dipasarkan dengan harga Rp. 5.000,00 per bungkus.

Selanjutnya mengunjungi persemaian yang dikelola oleh Masyarakat Peduli Hutan Konservasi (MPHK) Sanenrejo. Bibit yang telah berhasil disemaikan antara lain dari jenis Kedawung, Aren, Asem, dan Pakem. Rencananya bibit ini akan digunakan dalam kegiatan pemulihan ekosisten di TN MerBeti.

Lokasi terakhir yang dikunjungi yaitu usaha budidaya jamur tiram yang dikelola oleh SPKP Desa Sanenrejo. Pada kesempatan tersebut Kabalai mencoba praktek secara langsung merasakan panen jamur tiram. Dari kegiatan budidaya jamur ini, pendapatan yang diperoleh rata-rata sebesar Rp 50.000,00 setiap harinya.

Kabalai TN MerBeti memberikan apresiasi terhadap inovasi dan kreativitas masyarakat. Selain itu juga siap memberikan bantuan dalam pemasaran serta pengemasan produk tersebut.

“Usaha dan inovasi yang telah dilakukan bagus. Dan telah terbukti mampu memberikan tambahan pendapatan pada masyarakat secara langsung, seperti pada budidaya jamur. Mari masyarakat benar-benar bersungguh-sungguh dalam menekuni usaha tersebut.” Pesan Maman Surahman, S.Hut, M.Si.

Harapan ke depannya, kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan dan dikembangkan agar mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan TN MerBeti.

Sumber: Taman Nasional Meru Betiri

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini