Penguatan Kelembagaan Kemitraan Konservasi di SM Kuala Lupak

Aluh Aluh, 22 November 2019 – Balai KSDA Kalimantan Selatan melakukan sosialisasi perundang-undangan Mitra Konservasi bersama para petani keterlanjuran tambak di Desa Aluh-aluh, Kabupaten Banjar. Dihadiri oleh Kepala SKW II Banjarbaru, Mokh. Ridwan Effendi, S.Hut., M.Si., Kepala Resort SM Kuala Lupak dan Pulau Kaget, Ahmad Barkati, dan Penyuluh Kehutanan, Cecep Budiarto, S.Hut., serta Calon Polisi Kehutanan Aji Faisal Noor Zaky, dan para petani tambak yang berada di SM Kuala Lupak. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kembali kawasan SM Kuala Lupak yang telah mengalamai keterlanjuran tambak. Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan aktualisasi dan pelatihan dasar CPNS dari Aji Faisal Noor Zaky.

Diterbitkannya Perdirjen KSDAE P.6/2018 tentang Kemitraan Konservasi membawa angin segar dalam penyelesaian konflik tenurial pada kawasan konservasi. Kemitraan konservasi itu tujuannya adalah untuk akses kelola dan tidak akan mengubah fungsi, fungsi konservasi tetap dipertahankan, tetapi para petambak juga ada hak untuk terlibat dalam mengelola kawasan melalui sistem Silvofishery (Manajemen lahan kombinasi tanaman kehutanan dan perikanan). Artinya mereka akan terlibat dalam pemulihan ekosistem melalui penanaman vegetasi mangrove. Secara ekonomi mereka juga masih akan mendapatkan nilai dari tambak itu sendiri. Pak Jawase, koordinator Masyarakat Mitra Konservasi menyambut baik dan mendukung kegiatan ini, serta berharap kegiatan ini dapat menyelesaikan konflik tenurial yang bertahun-tahun belum terselesaikan.

Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. mendukung upaya penyelesaian konflik tenurial yang terjadi dalam kawasan SM Kuala Lupak. Komunikasi yang kontinu dan kegiatan yang sinergi untuk pemulihan ekosistem bersama masyarakat sangat penting dikembangkan. (ryn)

 Sumber: Aji Faisal Noor Zaky - Polhut Seksi Konservasi Wilayah II Banjarbaru Balai KSDA Kalimantan Selatan 

2WhatsApp Image 2019-11-29 at 11.08.56

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini