Translokasi Beruang Madu Dari BKSDA Sumatera Barat

Senin, 25 Maret 2024 BBKSDA Sumatera Utara

Pematangsiantar, 25 Maret 2024. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) menerima translokasi 1 (satu) individu Beruang Madu (Helarctos malayanus) dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat dan menitip rawatkan satwa tersebut kepada Lembaga Konservasi mitra kerja Balai Besar KSDA Sumatera Utara Taman Hewan Pematangsiantar, pada Sabtu 16 Maret 2024.

Dalam keterangannya, Tim translokasi Balai KSDA Sumatera Barat menjelaskan bahwa Beruang Madu dewasa tersebut diperkirakan berusia ± 6 tahun, berjenis kelamin betina, merupakan hasil penanganan interaksi negatif antara masyarakat dengan satwa liar di Nagari Mantinggi Utara, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. Kondisi beruang terlihat  dalam keadaan sehat dan sangat aktif.

Beruang Madu merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi dari famili Ursidae berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/ 6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi. Beruang Madu adalah satu-satunya spesies beruang yang hidup di Indonesia dan merupakan spesies terkecil dari delapan spesies beruang di dunia. Satwa ini memiliki tingkat reproduksi yang rendah. Betina hanya melahirkan satu anak dalam satu periode kehamilan, dan interval reproduksi biasanya panjang. Ini berarti populasi mereka sangat rentan terhadap tekanan lingkungan dan perburuan ilegal. 

Oleh karena itu upaya perlindungan dan pelestarian Beruang Madu menjadi penting dalam rangka mempertahankan keberadaan dan keberlangsungan hidupnya di habitatnya. Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus terus dilakukan sehingga diharapkan akan timbul kesadaran untuk tidak melakukan kegiatan perburuan maupun perbuatan yang dapat mengancam satwa liar ini.  Ayo kita dukung upaya konservasi Beruang Madu baik insitu maupun eksitu. 

Beruang Madu saat dipindahkan  ke kandang Taman Hewan Pematangsiantar

Sumber : Presli P. Butarbutar, S.Hut. (PEH Pertama) – Balai Besar KSDA Sumatera Utara


Berikan rating untuk artikel ini

Average Rating: 5

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini