Pelepasliaran Burung Sitaan di Arboretum BP2LHK Banjarabru

Selasa, 11 Februari 2020

Banjarbaru, 10 Februari 2020 – Pada hari Senin 10 Februari 2020 sekitar jam 5.30 WITA Balai KSDA Kalimantan Selatan Pos Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin (Fajrianoor)  bersama sama dengan Kepolisian Sektor Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin (Bripka M. Ruswanto Marzuki) telah mengamankan jenis burung Cucak Ijo (Chloropsis sonnerati) sebanyak 66 ekor dan Murai Batu (Copsychus malabaricus) sebanyak 25 ekor di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Burung tersebut di masukkan ke kotak kardus dan akan diselundupkan ke Surabaya dengan menggunakan angkutan truk yang selanjutnya diangkut dengan kapal tanpa dilengkapi Surat Angkutan Tumbuhan Dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN).

Berdasarkan  hasil cek fisik kondisi kesehatan burung  dinyatakan cukup baik, untuk menghindari kematian maka burung-burung tersebut pada hari sekitar jam 15.00 WITA telah dilepasliarkan di areal Arboretum Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Banjarbaru.

Pelepasliaran dilaksanakan secara bersama oleh Kepala Balai KSDA Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc, Plt. Kepala BP2LHK Rahayu Setyawati, S.Hut., MP didampingi Kepala Sub Bag TU Suwandi, S.Hut.,MA dan Kepala Seksi Pendidikan  Dra. Lilis Kurniati. Arboretum BP2LHK Banjarbaru mempunyai luas 9,4 Hektar dan memiliki tidak kurang dari 60 jenis pohon dan sangat cocok untuk dijadikan areal pelepasliaran satwa jenis burung.

Dr. Mahrus berharap pelepasliaran burung di arboretum BP2LHK Banjarbaru ini dapat menambah koleksi serta potensi fauna dan bisa memberikan manfaat untuk pendidikan lingkungan bagi pelajar maupun  generasi muda dimasa mendatang. (ryn)

Sumber : Fajrianoor - Polhut Seksi Konservasi Wilayah II Banjarbaru Balai KSDA Kalimantan Selatan

2WhatsApp Image 2020-02-11 at 13.15.26

 

Berikan rating untuk artikel ini

Average Rating: 0

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini