Asah Skill SDM Balai TaNaGuPa Ditengah Pandemi

Jumat, 07 Agustus 2020

Ketapang, 7 Agustus 2020. Balai Taman Nasional Gunung Palung bersama Fauna & Flora International (FFI) kembali mewadahi para staf dan pegawai untuk meningkatkan kapasitas SDM yang dimiliki, salah satunya dengan mengadakan Pelatihan Monitoring Kawasan Hutan Menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau yang biasa kita kenal dengan Drone hingga penggunaan aplikasi GIS (Geographic Information System) yang perdana  digelar di Balai Taman Nasional Gunung Palung.

Sebanyak 40 orang peserta yang terdiri dari Staff Balai Taman Nasional Gunung Palung, Fauna & Flora International serta BKSDA Kalimantan Barat yang mengikuti pelatihan UAV & GIS ini. Kegiatan digelar selama 4 hari, mulai tanggal 3 hingga 6 Agustus 2020 agar para peserta pelatihan dapat mengerti tentang jenis jenis UAV dan fungsinya,dapat mengoperasikan dan melakukan perencanaan pemotretan foto udara, serta dapat mengolah dan melakukan analisis hasil pemotretan foto udara.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai M. Ari Wibawanto yang didampingi Kasubag Tata Usaha, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I dan Kepala SPTN II dimana kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Taman Nasional Gunung Palung, Ketapang. Materi pada pelatihan kali ini disampaikan oleh Saudara Fazlurrahman Shomat yang merupakan salah satu staf GIS dan remote sensing  dari FFI-IP.

"Di tengah situasi pandemi ini, pengembangan kapasitas SDM kita harus tetap dilaksanakan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi yang ada, Dengan pelatihan UAV dan penggunan aplikasi GIS ini diharapkan akan menjadi salah satu upaya efektif yang dapat dilakukan dalam memonitoring kawasan berhutan seperti daerah-daerah yang di indikasikan terjadinya deforestasi," jelas Kepala Balai, Senin (3/8/2020).

Beliau juga meyakini Pelatihan UAV / Drone hingga penggunaan GIS  ini  sangat penting untuk diterapkan di lapangan. Efektivitas pengelolaan kawasan bisa dilihat dari tutupan lahan dan untuk mengetahui tutupan lahan kita bisa memanfaatkan aplikasi GIS ini . Banyak manfaat yang kita dapatkan jika kita sudah mampu menjalankan UAV & GIS contohnya dapat berguna untuk petaan kondisi wilayah di tingkat tapak misalnya untuk open area, potensi kehati, sebaran hotspot dan karhutla. “Jadi dimohon untuk para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sampai sejelas - jelasnya sehingga bisa di aplikasikan dilapangan,” tandas Pak Ari Wibawanto.

Sumber: Balai Taman Nasional Gunung Palung

 

Berikan rating untuk artikel ini

Average Rating: 0

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini