Sambang Sekolah di SMU Al Muddatsiriyah Untuk EKSATLI

Jakarta, 9 Oktober 2019. Sambang Sekolah merupakan kegiatan edukasi konservasi ke siswa sekolah, kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap minggu oleh BKSDA Jakarta dan Tim EKSATLI. Kegiatan ini berupa pengenalan kondisi lingkungan dan makhluk hidupnya serta pelatihan pengelolaan lingkungan, seperti manajemen sampah. Tema bahasan kali ini merupakan terkait “ Dasar-dasar Konservasi” yang dilaksanakan di Di SMU Al Muddatsiriyah pada tanggal 09 Oktober 2019.

Zahra (Tim Eksatli) mengatakan bahwa dasar konservasi itu didasarkan oleh 3 (tiga) Pilar Konservasi yaitu Perlindungan, Pengawetan dan Pemanfaatan. Karena pada dasarnya manusia tidak bisa hidup tanpa adanya sumberdaya, maka diharapkan setiap mahluk hidup dapat melindungi kekayaan ekosistem alam dan memelihara sumberdaya alam tersebut secara berkelanjutan. Selain itu juga di sampaikan terkait kawasan konservasi yang berada pada lingkup Balai KSDA Jakarta.

Hal yang menarik pada kegiatan hari ini, Ginanjar (siswa kelas 12) menanyakan terkait tindakan pertama jika kami menemukan tumbuhan, satwa liar (TSL) yang dilindungi khusnya itu bagaimana? Lalu berapa hukuman yang akan di dapat jika memiliki satwa tersebut?

Sri Mulyani mengatakan bahwa jika kebetulan menemukan tumbuhan dan satwa liar baiknya mengamankan terlebih dahulu dan melaporkan melalui call center BKSDA Jakarta (081298643727), sehingga nanti petugas Polisi Kehutanan (POLHUT) akan datang secara sigap untuk mengevakuasi ke Tempat Transit Sementara (TTS) Tegal Alur dan dilepasliarkan ke habitat aslinya. Sesuai UUD Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya pasal 40 ayat 1 menyatakan bagi setiap orang yang mengambil, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara dan memperniagakan satwa yang dilindungi akan dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,-

Kepala Sekolah Menyampaikan secara singkat bahwa kegiatan ini sangat bagus guna menumbuhkan jiwa konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan. besar harapan kami ini nanti bisa diterapkan di lingkungan rumah dan sekolah bagi setiap siswa. semoga hal ini juga dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyebar kesemua aspek masyarakat.

Sumber: Sri Mulyani  - Penyuluh Kehutanan Balai KSDA Jakarta

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini