Menjalankan amanah perlindungan kawasan dengan RBM

Gilimanuk, 18 September 2019. Dalam mewujudkan pengelolaan Taman Nasional yang efektif dan menjalankan arahan Dirjen KSDAE melalui pengelolaan kawasan berbasis Resort (Resort Based Management/RBM), menjadikan petugas pada tingkat tapak untk lebih memahami mandatory pengelolaan khususnya dalam perlindungan kawasan.

Karena dengan adanya pengelolaan berbasis Resort, petugas di lapangan akan dapat mengetahui kondisi di  kawasan dengan lebih akurat dan kawasan akan terkelola dengan baik karena potensi telah terdata dengan baik. Pengelolaan yg baik mulai dari unit terkecil sebagai ujung tombak keberhasilan pengelolaan kawasan konservasi, karena itu keberhasilan kebijakan pengelolaan juga terletak pada keberhasilan petugas lapangan ( Resort) dalam melakukan tugas dan fungsinya.

Taman Nasional Bali Barat yg telah terbagi dalam resort pengelolaan, telah memulai dengan penyusunan rencana mingguan, lalu pelaksanaan dan diakhiri pelaporan manual atau melalui aplikasi serta evaluasi berjenjang dan peningkatan kapasitas petugas..seperti yg dilakukan tanggal 18 September 2019, petugas melakukan kegiatan pengambilan data potensi ditingkat resort yang dilaksanakan oleh personil Resort Teluk Terima. Kegiatan ini sesuai dengan rencana mingguan yang dilaksanakan di kawasan Hutan Pah Lengkong pada Grid L.16 dan L.17. Personil kegiatannya diantaranya : Gusti ketut Suardika (gustut) yang juga merupakan Kepala Resort Teluk Terima, Gusti Subagiarta dan Shonhaji. Menurut Pak Gustut kegiatan ini dilakukan dengan  menjelajahi kawasan sampai di titik Grid yang ditentukan. Di lokasi Grid tersebutlah kami akan melakukan pendataan kondisi keadaan hutan seperti aktivitas satwa, jejak satwa , dan pendataan pohon yang tumbang. Data yang kami ambil langsung kami input dengan aplikasi e-remote TNBB untuk selanjutnya akan di verifikasi oleh tim verifikasi di tingkat Seksi dan Balai.

Walaupun sdh tidak muda, fisik yang prima sangat diperlukan dalam kegiatan ini oleh karena kami melengkapi diri dengan bekal yang cukup.

Data yang di dapat oleh petugas Resort akan dikompilasikan untuk mendapatkan data informasi yang lengkap ditingkat lapangan. Data ini akan dipakai sebagai pendukung bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan kebijakan pengelolaan yang lebih adaptif, proporsional dan aspiratif sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sumber: Balai Taman Nasional Bali Barat

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini