Pengembangan Pertanian Organik Desa Penyangga TN Kelimutu

 Nduaria, 1 September 2019. Satu lagi hasil produk pengembangan pertanian organik TN Kelimutu melalui pemberantasan IAS Kirinyuh menunjukan hasil. Bapak Rafel petani dari Desa Nduaria, salah satu desa penyangga TN Kelimutu telah melakukan panen perdana tanaman sayur sawi dan selada menggunakan pestisida organik berbahan dasar Kirinyuh hasil olahan kelompok Tani Rimbawan binaan Resort Nduaria, SPTN 1 Moni Hari Minggu (1/9)

Hasil ini cukup membesarkan hati karena penggunaan sebelumnya pestisida organik ini belum menunjukan hasil yang memuaskan. Diperkirakan karena dosis sebelumnya yang terlalu kecil selain itu terkena guyuran hujan.

Dengan penambahan dosis dan frekuensi penggunaan pestisida Pak Rafel sangat puas dengan hasil sayurnya yang subur. Menurutnya walaupun dosis ditambah pestisida organik ini tidak panas bagi tanaman karena menggunakan campuran bahan-bahan dari tumbuhan (herbisida) dan tentunya diharapkan  juga aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi.
Dari catatan oleh personil Resort Nduaria, Pak Rafel selama dua bulan sebelumnya rutin seminggu tiga kali melakukan penyemprotan pestisida pada tanamannya.

Sebelumnya panen tanaman organik baik yang menggunakan pestisida atau pupuk organik berbahan dasar Kirinyuh telah berhasil pada tanaman bawang merah dan sayur kol di beberapa desa penyangga TN Kelimutu.

Semoga upaya TN Kelimutu dalam pengembangan pertanian sehat organik dan pemberdayaan masyarakat desa penyangga memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.

Sumber: Balai TN Kelimutu

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini