Kucing Hutan (Felis bengalensis) Dilepasliarkan di Tahura Bukit Barisan

Medan, 14 Februari 2020. BBKSDA SUMUT menerima penyerahan satu ekor satwa dilindungi undang-undang jenis kucing hutan (Felis bengalensis) secara suka rela dari Dolah, warga masyarakat yang berprofesi sebagai wiraswasta beralamat di Kelurahan Pekan Binjai, Gg. Flamboyan No. 30 Lingkungan I, Kecamatan Binjai Kota, Binjai – Sumatera Utara.

Bermula pada Senin, 10 Februari 2020 tetangga Dolah melaporakan ke Call Centre Balai Besar KSDA Sumatera Utara (0853 – 7669 – 9066) meminta agar segera mengambil/menyelamatkan kucing hutan tersebut. Yang bersangkutan mendapatkan informasi Call Centre BBKSDA Sumut dari pencarian di internet.

kucing hutann
Penyerahan kucing hutan

Usai terima laporan tersebut, Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara langsung bergerak menuju lokasi untuk menyelamatkan satwa tersebut. Tiba di lokasi Tim langsung membawa satwa tersebut. Pada dasarnya Dolah memang tidak mengetahui bahwa satwa tersebut adalah satwa dilindungi undang-undang. Mengetahui dilindungi, tetangga Dolah langsung melaporkan ke Call Centre BBKSDA SUMUT.

Menurut Dollah kucing hutan ia dapatkan ketika satwa tersebut berkeliaran di sekitaran rumahnya. Yang bersangkutan mengatakan sudah memelihara kucing hutan selama 3 hari. Kucing hutan tersebut berjenis kelamin jantan, berusia sekitar 7 bulan, dalam kondisi sehat dan masih liar.

Berdasarkan pengecekan dokter hewan BBKSDA Sumut, kucing hutan dalam kondisi sehat, liar dan layak untuk dilepasliarkan. Setelah berkoordinasi dengan Tahuran Bukit Barisan pada Selasa, 11 Februari 2020, kucing hutan dilepasliarkan di Taman Hutan Raya Bukit Barisan Kec. Tiga Panah, Kab Tanah Karo Sumatera Utara.

Sumber: Agus Rinaldi / BBKSDA SUMUT

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini