Pelepasliaran Pertama di Tahun 2020: Tiga Orangutan Kembali ke Habitat Alami di TNBBBR

Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, 15 Januari 2020. Tiga orangutan hasil proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng akan kembali dilepasliarkan ke habitat alami di hutan TNBBBR. Ketiga orangutan ini terdiri dari 1 jantan (Chio) dan 2 betina (Rizky dan Mia) yang usianya berkisar antara 13-18 tahun.
Ketiga orangutan ini akan diberangkatkan hari ini dari Nyaru Menteng langsung ke DAS Hiran dalam perjalanan yang diperkirakan berlangsung selama 15 jam. Daerah DAS Hiran di dalam wilayah TNBBBR, mulai dimanfaatkan sebagai daerah pelepasliaran orangutan sejak tahun lalu, dan telah menampung 33 orangutan hasil rehabilitasi yang dilepasliarkan dalam 4 pelepasliaran.
Andi Muhammad Kadhafi, S.Hut., M.Si., Plt Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, mengatakan, “Sebagai wakil pemerintah dalam hal perlindungan satwa liar dan sumber daya alam, BKSDA Kalimantan Tengah bertanggung jawab dalam setiap upaya penyelamatan, rehabilitasi, dan pelepasliaran orangutan. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pelepasliaran yang intensif ini.
Memasuki tahun yang baru, sangat penting bagi kita untuk memulai dengan semangat baru pula. Oleh karena itu, kita kembali melepasliarkan orangutan yang telah siap hidup mandiri, kali ini ada 3 individu. Terlepas dari upaya ini, kami menghimbau peran serta masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya perlindungan orangutan dan habitatnya. Anda bisa menghubungi kami dan melaporkan jika ada orang yang menangkap atau memelihara orangutan. Kami akan membantu Anda untuk menempatkan orangutan itu di tempat yang sepantasnya. Mari kita beramai-ramai jaga hutan dan seisinya milik kita demi anak cucu kita kelak.”

Sumber : bksda kalteng

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini