Focus Group Discussion (FGD) Dilaksanakan Balai Besar KSDA RIAU Untuk Meningkatkan Pengelolaan Kawasan Konservasi

Pekanbaru, 9 Desember 2018. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Efektifitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Management Effectiveness Tracking Tools (METT) pada Kamis, 6 Desember 2018.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Riau yang diwakili Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro dan dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pejabat Struktural Lingkup Balai Besar KSDA Riau, Kepala Resort Wilayah, Kepala Desa/Lurah yang berasal dari sekitar kawasan konservasi serta WWF Riau.

Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh fasilisator yang didatangkan dari Direktorat Kawasan Konservasi, Ditjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penilaian efektifitas pengelolaan kawasan bertujuan untuk menilai kondisi kawasan, pengelolaan yang dilakukan serta dampak bagi masyarakat di sekitar kawasan.

Sebagaimana yang diamanahkan Peraturan Direktur Jenderal KSDAE Nomor : P.15 /KSDAE-SET /2016 agar dapat meningkatkan nilai efektifitas pengelolaan minimal 70% sampai dengan Tahun 2019. Dalam kesempatan ini dilakukan penilaian terhadap 5 kawasan, yaitu Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, SM. Bukit Rimbang Bukit Baling, SM. Giam Siak Kecil, Taman Wisata Alam Sungai Dumai, dan Taman Nasional Zamrud.

Tim juga merumuskan pola kelola kawasan konservasi yang lebih baik kedepannya.

 

Sumber : Balai Besar KSDA Riau

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini