Bulan Bakti Saka Tahun 2018 dan Hari Menanam Pohon, Saka Wanabakti Kapuas Hulu Tanam Pohon dan Bersih Lingkungan

Putussibau, 9 Desember 2018. Saka Wanabakti Kapuas Hulu binaan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun (Tana Bentarum) dan stakeholders memberikan contoh kepada masyarakat Desa Sayut dalam rangka Bulan Bakti tahun 2018. Hal ini didukung penuh oleh sekitar 152 peserta aksi dari Tana Bentarum, Ketua Mabi Saka, Ketua / Pamong / Anggota Saka Wanabakti Kapuas Hulu, Perangkat Desa Sayut, Kwarran Putussibau Selatan dan Dewan Guru dan Gudep SMP 3 Putussibau.

Dalam sambutannya Ketua Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Cabang Kapuas Hulu, Kak Arief Mahmud, menyampaikan bahwa Kegiatan Menanam dan Aksi Bersih - Bersih Lingkungan ini dalam rangka Bulan Bakti Saka Tahun 2018 dan Hari Menanam Pohon. Tujuan dari penanaman dan bersih-bersih lingkungan ini adalah untuk mencintai lingkungan sejak dini, supaya Desa Sayut terlihat asri, bersih, rapi dan sehat. Acaranya memang hanya satu hari, tapi semanagat kepanduan ini harus digalakan, untuk menjaga dan mencintai lingkungan". Menjaga lingkungan bisa dimulai dari diri sendiri, dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan menghemat penggunaan sampah plastik, harapnya.

Di Bulan Bakti Saka tahun 2018 dan Hari Menanam Pohon ini dengan menanam 50 jenis kayu keras, 30 jenis (multi purpose tree species / MPTS dan 50 bibit jenis aren. Khusus jenis aren ini, merupakan jenis unggul yang didatangkan langsung dari Tomohon – Gorontalo. "Dengan menanam aren, kedepan Desa Sayut dapat menjadi sentra Gula Aren. Gula Aren mempunyai nilai ekonomi yang baik, sehingga diharapkan dapat menambah pemasukan masyarakat. Sedangkan aksi bersih-bersih lingkungan difokuskan di Lapangan Sepak Bola, Gereja Paroki Penampakan Tuhan dan Gua Maria Sayut.

Kepala Desa Sayut, Martinus Kalomba, mengucapkan terimakasih dan menyambut baik kegiatan penanaman dan aksi bersih-bersih. Kegiatan ini merupakan yang pertama kali diadakan disini dan harapannya kegiatan serupa akan terus berlanjut. "Kami berharap acara ini bisa dilakukan bukan hanya sekedar di Desa Sayut saja namun juga di kelurahan dan desa-desa lain.

Sementara itu, menurut Antonius salah satu dari peserta dari Gudep SMP 3 Putussibau, merasa bangga bisa ikut aksi menanam dan bersih-bersih. Dengan menanam kita ikut berperan aktif dalam mengurangi pemanasan global dan kebersihan sebagian dari iman, cetusnya.

Semoga kegiatan ini dapat Mencetak Pemimin masa depan yg berkualitas, jangan berhenti disini, tapi harus dipupuk dan digelorakan. Saya yakin dari salah satu dari kalian akan menjadi pemimpin masa depan… mari kita buktikan! tutup “Kak Arief” di hadapan Tim Media.

   

Sumber : Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum

 

 

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini