Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Kloangpopot Maumere oleh BBKSDA NTT

Kupang19 Oktober 2018. Balai Besar KSDA NTT melalui Seksi Konservasi Wilayah IV Maumere memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif berupa bahan dan peralatan budidaya lebah madu, pada hari Kamis 18 Oktober 2018 kepada kelompok Tani Hutan (KTH) yaitu KTH “Maju Bersama” yang berada di Desa Kloangpopot, Kecamatan DorengKabupaten Sikka. Desa Kloangpopot merupakan salah satu dari delapan desa penyangga kawasan Konservasi Suaka Margasatwa Egon Ilimedo yang ditetapkan menjadi desa binaan melalui Surat Keputusan Kepala BBKSDA NTT dengan Nomor : SK. 166/K.5./TU/KSA/9/2018 tentang Penetapan Desa Binaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT tahun 2018. Desa ini memiliki potensi  sumber pakan lebah yang melimpah baik yang berasal dari tanaman hutan, tanaman pertanian maupun tanaman perkebunan.

Bantuan yang diberikan oleh BBKSDA NTT kepada KTH Maju Bersama berupa 25 stup bibit koloni lebah madu jenis Apis cerana serta perlengkapan peralatan petugas budidaya lebah madu, perlatan panen dan pasca panen lebah madu.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV (Agustinus Djami Koreh, SST, M.Si.) hadir mewakili Kepala BBKSDA NTT untuk menyerahkan bantuan. Dalam sambutannnya Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan ke KTH Maju Bersama melalui proses partisipatif yang artinya bahwa bentuk bantuan merupakan respons atau jawaban pemerintahatas proposal bantuan modal yang diajukan untuk mendukung salah satu unit usaha kelompok. Setiap usaha yang dilaksanakan secara bersama dalam satu kelompok pasti ada dinamika yang berkembang namun hal tersebut jangan sampai membuat usaha menjadi gagal tetapi dipandang sebagai sebuah proses panjang menuju kesuksesan. Oleh karenanya diharapkan agar bantuan yang diberikan ini dapat mendukung usaha yang dilaksanakan oleh kelompok agar bisa berhasil dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa Kloangpopot pada umumnya dan khususnya seluruh anggota kelompok KTH Maju Bersama.

Sekretaris kelompok KTH Maju Bersama (Ambrosius Damianus) dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pihak BBKSDA NTT yang telah meresponsdan mendukung rencana usaha kelompok. Kelompok berharap agar kedepannya BBKSDA NTT kontinyu melakukan pendampingan kelompok hingga terwujud kemandirian dan kesejahteraan anggotanya.

Pemberian bantuan ekonomi produktif oleh BBKSDA NTT ini merupakan tahapan dari satu rangkaian model pendekatan melalui pemberdayaan masyarakat daerah penyangga kawasan yang dimulai dari identifikasi dan verifikasi daerah penyangga yang dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 23 Maret 2018, pembentukan kelompok pada tanggal 27 Maret 2018, dan pada bulan Juntahun 2018 BBKSDA NTT menyelenggarakan pelatihan keterampilan (Teknik Budidaya Lebah Madu) guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota kelompok dalam mendukung usaha budidaya lebah madu yang telah direncanakan.

 

Sumber : BBKSDA NTT-Martinus Raya Sili

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini