Akhirnya Bonita Masuk Asrama

Pekanbaru, 23 April 2018. Jumat (20/4), Pukul 06.50 WIB di Blok 79/12 Estate Eboni PT. Tabung Haji Indo Plantation (THIP) Tim Gabungan berhasil menaklukkan si cantik "Bonita". 

Sebelumnya diketahui bahwa konflik satwa liar Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan manusia yang telah mengakibatkan jatuhnya dua korban jiwa meninggal, yaitu Jumiati di perkebunan sawit PT. THIP Desa Tanjung Simpang, Kec. Pelangiran, Kab. Indragiri Hilir dan Yusri di Kampung Danau di Kecamatan yang sama berbatasan dengan perkebunan PT. THIP telah berlangsung lama.

"Bonita" si cantik nan liar seolah enggan untuk menyingkir dari perkebunan tersebut sehingga keberadaannya mengganggu aktifitas pekerja kebun dan masyarakat sekitar. 

Berbagai upaya telah dilakukan, selain meminta pihak Perusahaan untuk memperbanyak rambu-rambu peringatan, Tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan pekerja kebun tentang bagaimana menghindari serangan satwa liar, membentuk tim pemantauan tingkat lapangan, meminta perusahaan meningkatkan pemantauan patroli dan meminta pekerja kebun untuk bekerja berkelompok dan tidak bekerja sendiri-sendiri. Timpun bergantian melakukan pendampingan masyarakat untuk pemulihan trauma pasca kejadian tersebut. Tim gabungan mendatangkan orang yang mempunyai keahlian khusus tentang satwa. Masyarakatpun beberapa kali melakukan do'a bersama untuk tolak bala. 

Tim Penyelamatan Gabungan penanganan Harimau Sumatera  yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, TNI (Kodim Indragiri Hilir), POLRI (Polres Indragiri Hilir), Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya, Yayasan ARSARI Djojohadikusumo, WWF Sumatera Program, Forum Harimau Kita, Pusat Konservasi Harimau Sumatera (PKHS), Vesswic, PT. Arara Abadi dan PT. THIP tidak berhenti melakukan patroli dan pengamatan terhadap "Bonita". Tujuannya adalah agar tidak kembali jatuh korban jiwa baik dari manusia maupun satwa yang telah langka dan dilindungi tersebut.

Akhirnya, pencarian dan upaya Tim gabungan berbuah manis. Pada patroli subuhnya tepat di hari ke 108, tim dapat menangkap dan mengevakuasi "Bonita" ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya, Yayasan Arsari Djojohadikusumo untuk dilakukan observasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

   

              

Sumber : Balai Besar KSDA Riau

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Hariska Putra
Sukses Selalu Tuk Kita Semua.!!!