Pengkayaan Jenis di Taman Anggrek TN Bromo Tengger Semeru

Malang, 16 April 2018. Balai Besar TN Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) gelar kegiatan pengkayaan jenis anggrek native (asli) kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Resort Pengeloaan Taman Nasional (PTN) Ranu Darungan Seksi PTN Wilayah IV, Bidang PTN Wilayah II Dusun Darungan, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan tersebut sebagai pengkayaan Taman Anggrek di Ranu Darungan yang dilaksanakan tanggal 20 s.d 24 Maret 2018, yang dilanjutkan dengan kegiatan pemeliharaan sampai dengan bulan Desember.

"Jenis-jenis anggrek yang berhasil dikumpulkan sebanyak 68 jenis dari berbagai genus, untuk area Taman Anggrek sendiri teridentifikasi 53 jenis anggrek" ujar Joko Priyono, S.P. Kepala Seksi PTN Wil. IV BBTNBTS.  Joko menambahkan "sehingga total jenis anggrek yang terdapat di Taman anggrek saat ini adalah sebanyak 124 jenis yang terdiri dari 53 genus".

Taman Anggrek di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri mempunyai luas 3.600 m² yang dibangun pada tahun 2017. Hingga tahun 2017 telah teridentifikasi 129 jenis anggrek dan ini menjadi daya tarik bagi pemburu anggrek-anggrek spesies untuk dijual kepada para kolektor dan pehobi anggrek. Dari 129 jenis tersebut terdapat 3 (tiga) jenis yang berstatus dilindungi undang-undang (PP No. 7 Tahun 1999), yaitu anggrek jamrud (Dendrobium macrophyllum A.Richard), anggrek koribas (Corybas fornicatus (Bl.) Rchb.f.) dan anggrek ki aksara (Macodes petola (Bl.) Lindl.).

Pembangunan Taman Anggrek ini sebagai tempat khusus pengawetan jenis-jenis anggrek TNBTS, tempat penelitian anggrek yang representatif dan lengkap serta upaya meningkatkan wisata minat khusus, sumber benih dan bibit guna peningkatan populasi anggrek di habitatnya (TNBTS), selain itu sebagai tempat belajar budidaya anggrek bagi masyarakat sekitar kawasan untuk mendorong penangkaran ek-situ jenis-jenis anggrek native TNBTS.

Sumber : Balai Besar TN Bromo Tengger Semeru

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini