JELAJAH HUTAN HUJAN TROPIS TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING

Menjelejah hutan hujan tropis di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting akan terasa berbeda, menantang dan seru. Pengunjung akan dimanjakan dengan suasana hutan yang eksotis dan memberikan sensasi yang berbeda ketika mengeksplore hutan hujan tropis Taman Nasional Tanjung Puting. Jalur Tracking yang tersedia di Taman Nasional Tanjung Puting pada saat ini berada di Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Pembuang Hulu Resort Pondok Ambung dan Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Tanjung Harapan Resort Pesalat dan Resort Camp Leakey. Terdapat 2 (dua) jalur tracking di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting yaitu, jalur tracking pendek dan jalur tracking panjang. Jalur tracking pendek di Taman Nasional Tanjung Puting bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam dengan berjalan kaki. Sedangkan jalur tracking panjang bisa ditempuh dengan sampan kecil atau alkon sekitar 3 – 5 jam perjalanan. Tracking dapat dilakukan pada pagi – siang – malam hari. Tracking pada pagi – siang hari wisatawan dapat melihat variasi kerapatan flora unik dan endemik Kalimantan seperti anggrek, kantong semar, dan pohon ulin (Eusyderoxylon zwageri) yang biasa dikenal dengan pohon besi. Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat melihat dan mendengar suara keanekaragaman jenis burung, jenis mamalia dan primata lainnya. Jika beruntung pengunjung akan menjumpai jenis Burung Sindang Lawe (Ciconia stormi) yang statusnya terancam punah di Indonesia. Satwa yang eksotis, unik, dan langka banyak dijumpai pada malam hari seperti Tarsius (Tarsius bancanus), Trantula, Reptil dan amfibi, Beruang Madu (Helarctos malayanus), Macan Dahan (Neofelis diardi), dan Kucing Hutan (Felis bengalensis). Sesuai SOP wisatawan harus didampingi oleh Guide dan petugas resort setempat demi keselamatan pengunjung! Bagi perempuan yang ingin berkunjung tidak perlu khawatir, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting sedikit banyak juga ada guide perempuan yang bisa mendampingi.

Patroli Kawasan

Sebarkan