Inventarisasi dan Verifikasi Pemanfaatan Konservasi olehMasyarakat Desa Penyangga TNBG

Mandailing Natal, 10 Oktober 2019. Taman Nasional Batang Gadis memiliki potensi flora dan fauna yang dilindungi yang menjadi prioritas secara nasional. Keberadaan flora/fauna tersebut sudah terancam punah. Salah satu faktor penyebabnya adalah terganggunya habitat. Berdasarkan data laporan masyarakat di sekitar desa desa yang berdekatan dengan kawasan, beberapa bagian kawasan terjadi pembukaan lahan. Kemitraan Konservasi adalah Kerjasama antara Kepala Unit Pengelola Kawasan atau Pemegang Izin pada kawasan konservasi dengan masyarakat setempat berdasarkan prinsip saling menghargai, saling percaya dan saling menguntungkan.

Kegiatan Inventarisasi dan verifikasi Pemanfaatan Kawasan Konservasi dilaksanakan untuk menentukan kelayakan pemanfaatan zona atau blok tradisonal dan masyarakat setempat yang akan melakukan kerjasama.  Kegiatan ini juga dilakukan terhadap masyarakat yang melakukan pemanfaatan pada zona atau blok tradisional, potensi flora, fauna, sumber daya perairan, jasa lingkungan dan pemanfaatan sumber daya hutan dan perairan. Metode pelaksanaan Kegiatan Inventarisasi dan Verifikasi Pemanfaatan Kawasan Konservasi dilakukan melalui metode survey. Tim berjalan bersama masyarakat pemilik lahan sambil mengambil titik koordinat mengitari lahan membentuk polygon anggota tim lainnya mencatat tanaman yang ditanam serta kegiatan petani lainnya di dalam kebun. Juga turut melibatkan masyarakat mitra polhut dalam menunjukkan batas batas kebun masyarakat. Berdasarkan hasil yang diperoleh, luas lahan yang sudah diukur ada sebanyak 15.32 Ha, terdiri dari 17 KK. Dibandingkan luas zona tradisional di Desa Sirambas yang ada seluas   343, 38 ha, hanya sebanyak 4.46 % yang masih terukur zona tradisional dalam bentuk persil.

Dari data pengukuran, yang paling luas memiliki lahan yang sudah digarap yaitu Bapak Arifin yaitu 5.33 Ha milik Pak Arifin dengan tanaman belukaran yang belum digarap. Lahan perkebunan didominasi tanaman karet dan coklat yang dipelihara dan dirawat dengan baik dan ada juga yang ditanam tetapi tidak dipelihara dengan baik.

Sumber: Balai Taman Nasional Batang Gadis

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini