Sinergi BBKSDA Papua dengan Kodam XVII Cenderawasih Lindungi Kawasan Cagar Alam

Jayapura, 18 Juli 2019. Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring, S.Hut., M.Si., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar KSDA Papua, Abdul Azis Bakry, S.Pi., M.Si., dan Kepala Subbagian Data Evaluasi dan Pelaporan, I Ketut Diarta Putra bertemu Asisten Teritorial Komando Daerah Militer XVII Cendrawasih Jayapura, Kolonel Infanteri Moch. Andi P., Kamis (18/7). Pertemuan berlangsung di Markas Kodam XVII Cendrawasih guna membahas pengamanan dan perlindungan kawasan konservasi.

Edward Sembiring menyampaikan, BBKSDA Papua sebagai pemangku kawasan konservasi di Papua yang sangat kaya sumber daya alamnya, memerdalam adanya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, khususnya Kodam XVII Cenderawasih. Sinergi tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kinerja pengelolaan kawasan konservasi, yang menjadi bagian dari pengelolaan keutuhan Negara Republik Indonesia. Saat ini Balai Besar KSDA Papua mengelola 19 kawasan konserasi dengan luas 4.1 juta hektar, dan kekayaan keanekaragaman hayati di dalamnya berpotensi untuk diedarkan secara ilegal. Pada sisi inilah sinergi berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga bersama-sama.

Menanggapi hal tersebut, Moch. Andi P. menyampaikan bahwa Panglima Daerah Militer XVII Cenderawasih juga memiliki komitmen yang kuat untuk melestarikan sumber daya alam  dan keanekaragaman hayati yang dimiliki Papua. Pihaknya siap mendukung dan menyukseskan program-program Balai Besar KSDA Papua.

Di antara program Balai Besar KSDA Papua yang siap disinergikan dengan Kodam XVII Cenderawasih berkaitan dengan kegiatan sosialisasi bagi Prajurit TNI yang bertugas di perbatasan. Selain itu, Festival Perlindungan Cagar Alam Cycloop yang sekaligus menjadi momentum deklarasi bersama tentang perlindungan peredaran tumbuhan dan satwa liar juga menjadi program penting. Rencananya festival tersebut dilaksanakan pada 16 November 2019.

Pada pertemuan tersebut, Balai Besar KSDA Papua dan pihak Kodam XVII Cenderawasih bersepakat akan melakukan pertemuan yang lebih intensif. Ke depan akan melibatkan stakeholder lainnya, termasuk komunitas, untuk menyatukan persepsi dan gagasan dalam rangka menyukseskan program-program tersebut. []

Sumber            : Balai Besar KSDA Papua

Call Center      : 0823-9802-9978        

 

                                                                                       

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini