Dari Gersang ke Hijau, Sebuah Nama untuk Hijaukan Tinabo

Kepulauan Selayar, 22 Januari 2019. Awalnya adalah kegiatan parsial oleh teman-teman lapangan tahun 2006, Pulau Tinabo pada saat itu masih didominasi tumbuhan semak belukar.

Kegiatan ini didahului pemahaman bahwa pengetahuan kita (petugas) dasarnya adalah kehutanan, tetapi kenapa lingkungan disekitar kita gersang, padahal penguasaan tanam-menanam pohon kita kuasai.

"Kemudian pada tahun-tahun selanjutnya dimasukkan dalam kegiatan kedipaan oleh saudara Irawan Asaad yang pada waktu itu koordinator fungsional PEH (Pengendali Ekosistem Hutan)", jelas @saleh.rahman.904 koordinator PEH saat ini.

Jenis pohon yang ditanam awalnya adalah Ketapang, namun perkembangannya kurang baik maka diganti dengan jenis Cemara Laut.

Kemudian berkembang pemikiran bagaimana semua orang yang datang berkunjung ke Pulau Tinabo bisa terlibat dalam giat ini.

Setiap pengunjung ditawarkan, menanam dan menuliskan namanya di papan yang disediakan oleh teman-teman di Tinabo.

Awal dicetuskan kegiatan ini namanya adalah sebuah nama untuk sejuta pohon, sejak 2017 keberhasilan penanaman pohon mulai terlihat dan programnya/tagnya kita ubah menjadi sebuah nama untuk hijaukan tinabo.

Asa tetap ada bahwa suatu saat ketersediaan air tanah yang tawar sepanjang tahun terealisasi di pulau tinabo melalui gerakan penanaman pohon bersama.

Sekarang pulau Tinabo makin tahun makin hijau, sejuk tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah menanam pohon selama ini, melalui giat ini", ucap Faat Rudhianto Kepala Balai TN Taka Bonerate.

Mari berbuat baik kepada alam kita, HIJAUKAN BUMI KITA.

Sumber : Asri - PEH Balai Taman Nasional Taka Bonerate

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini