Peningkatan Kapasitas Polhut dan MMP Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Sofifi, 10 Oktober 2018. Sebanyak 12 (dua belas) anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP) saat ini mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas di kantor Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL). Anggota MMP tersebut berasal dari masing-masing wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional. Masing-masing SPTN mengirimkan 4 (empat) anggota MMP.

Acara ini di buka secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha mewakili Kepala Balai TNAL. Sebelum di buka secara resmi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Balai tidak dapat hadir dalam acara ini.

Dalam sambutan Kepala Balai yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha bahwa, salah satu tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mempererat kesatuan dan persaudaraan antara anggota MMP dengan Polisi Kehutanan Balai TNAL, dan juga karena kegiatan ini merupakan tupoksi Balai TNAL.

Selesai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh masing-masing Kepala SPTN Wilayah I, I dan III. Kepala SPTN Wilayah I Weda, Raduan menyampaikan peta kawasan hutan di Maluku Utara dan peta kawasan TNAL beserta zonasinya. Selain itu Raduan juga menyampaikan manfaat langsung yang bisa didapatkan masyarakat sekitar kawasan yaitu kegiatan wisata alam.

“Sebagai contoh kegiatan wisata yaitu di tempat wisata di Kobe yang dikunjungi sebanyak 400 wisatawan setiap tahunnya, wisatawan tersebut hanya melihat burung-burung yang unik di Halmahera dan mereka (wisatawan) membayar ke pengelola wisata tersebut”, kata Raduan. “Burung-burung itu juga ada di dalam kawasan TNAL”, imbuhnya.

Kepala SPTN Wilayah II dan Wilayah III juga menyampaikan hal yang sama, yaitu tentang batas kawasan TNAL yang terdapat pada peta kawasan TNAL serta keinginan untuk memperbaiki citra Balai TNAL di mata masyarakat.

“Kami (Balai TNAL) sangat ingin bermitra dengan masyarakat sekitar dalam mengelola kawasan”, kata Birawa, Kepala SPTN Wilayah II.

Kepala SPTN Wilayah III, Junesly F. Lilipory menambahkan bahwa MMP yang diundang juga berasal dari desa-desa yang masih berkonflik dengan TNAL, untuk itu harapannya agar para anggota MMP dapat menjadi fasilitator dan pelopor bagi desa agar dapat menyampaikan dengan baik tentang manfaat adanya Taman Nasional Aketajawe Lolobata.

Kegiatan yang juga di ikuti oleh anggota Polisi Kehutanan Balai TNAL ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Pada hari kedua (11/10) seluruh peserta akan mengikuti pelatihan PBB yang akan di bimbing oleh anggota TNI dari Kompi Senapan D di Sofifi.

  

Sumber: Akhmad David Kurnia Putra, Polihut Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini