Tim KSDAE Dishut Kalsel Lepasliarkan Sanca Batik dan Biawak

Banjarbaru, 12 Januari 2020. Pagi gerimis di halaman Kantor Bidang PKSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan tidak menyurutkan semangat untuk tetap produktif dimasa pandemi ini. Kepala bidang PKSDAE Pantja Satata, S.Hut mengatakan, “Kita selalu mengingatkan seluruh anggota agar tetap semangat, mengutamakan keselamatan serta menjalankan protocol kesehatan dan juga memastikan seluruh perlengkapan dan peralatan disiapkan dengan baik” ujarnya.

Sebelumnya Sabtu tanggal 9 Januari dan Minggu 10 Januari Tim KSDAE Dinas kehutanan kembali menerima dua ekor satwa liar jenis Ular Sanca Batik dengan panjang kurang lebih 3 (tiga) meter dan Jenis Biawak dengan panjang 1 meter, masing-masing diserahkan oleh Barisan Pemadam Antalangu Kabupaten Banjar serta Brigade Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan Kayu Tangi. Satwa liar tersebut di evakuasi dari pemukiman masyarakat di Kab. Banjar. Selanjutnya satwa liar ini dibawa ke Wilayah Taman Hutan Raya Mandiangin untuk dilepasliarkan yang lokasi pelepasliarannya jauh dari pemukiman penduduk (11/01/21)

Menurut Permenhut nomor 106 tahun 2018 diketahui bahwa satwa ini tidak termasuk ke dalam satwa liar yang dilindungi, akan tetapi walaupun demikian keberlangsungan satwa liar yang merupakan bagian dari sebuah ekosistem patut kita jaga dan kita lestarikan, sesuai dengan arahakan kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel ibu Fathimatuzzahra, S.Hut.MP bahwa "Menjaga ekosistem adalah tugas kita bersama, salah satunya adalah penyelamatan satwa liar ke habitatnya agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga".

Supiani S.Hut.MP menambahkan bahwa saat ini pola-pola kegiatan konservasi berbasis masyarakat ini sedang dikembangkan, metode ini sangat efektif karena melibatkan masyarakat langsung dan menjadi indikator penting dalam mengukur kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai konservasi” tutupnya.

Sumber : Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini