Sosialisasi dan Simulasi Reaktivasi OWA Jurang Jero, Taman Nasional Gunung Merapi

Magelang, 15 Juli 2020. Sesuai SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor: SK.261/ MENLHK/KSDAE/KSA.0/ 6/2020 tentang Reaktivasi Kawasan Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA) dan Suaka Margasatwa (SM) untuk Kunjungan Wisata Alam dalam Kondisi Transisi Akhir Covid-19,  TN Gunung Merapi termasuk salah satu kawasan taman nasional yang akan dibuka pada tahap pertama bersama 29 kawasan TN/TWA yang ada Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, Balai TN Gunung Merapi menindaklanjuti dengan melakukan beberapa hal, diantaranya koordinasi dengan para pihak, melakukan penataan sarana prasarana kawasan OWA Jurang Jero sebagai pendukung wisata di era New Normal, serta menyusun Protokol Kunjungan Wisata di OWA Jurang Jero.

Sosialisasi dan simulasi reaktivasi OWA Jurang Jero merupakan salah satu tahapan persiapan reaktivasi OWA di lingkup Balai TNGM.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Juli 2020, dengan dihadiri oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, S.IP.  Hadir juga dalam kesempatan ini, beberapa Kepala Dinas lingkup Kabupaten Magelang,  perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK lingkup D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah, Forkompimca Srumbung, Mitra TNGM serta stakeholder lainnya.

 

Reaktivasi OWA Jurang Jero dilakukan secara bertahap, mengikuti protokol kesehatan  bagi masyarakat/pengunjung dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19.  Penyusunan tahapan prosedur Reaktivasi OWA Jurang Jero menerapkan 7 (tujuh) prinsip dasar protokol kesehatan, sesuai Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Nomor: SE.440.1/1625/01.02.2020 tentang Mekanisme Penerapan Persiapan Menuju Tatanan Kenormalan Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID 19) di Kabupaten Magelang, yaitu: pengecekan suhu tubuh di bawah 37,30 C, penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun dan Hand Sanitizer, desinfektasi secara berkala, penerapan jarak minimal 1 (satu) meter, menghindari kerumunan, dan disiplin mematuhi protokol Kesehatan. 

Tahapan selanjutnya setelah sosialisasi dan simulasi, kemudian dilaksanakan uji coba reaktivasi OWA Jurang Jero, yang kemudian dievaluasi sebelum dilakukan pembukaan OWA secara resmi.  Reaktivasi OWA Jurang Jero secara resmi akan dilaksanakan setelah semua tahapan terpenuhi dan memenuhi syarat untuk dilanjutkan.

OWA Jurang Jero sebagai salah satu OWA TNGM dengan luas 66,38 Ha, menyimpan beberapa potensi atraksi alam berupa pemandangan Gunung Merapi dari lereng barat, udara segar, lanskap hutan Pinus, dan Camping Ground serta atraksi wisata Jeep Adventure, ATV, downhill, taman bermain alam, dan sebagainya.  Daya dukung dan daya tampung (DDDT) kawasan untuk OWA Jurang Jero ini kurang lebih 1.785 orang/hari, sehingga ditetapkan kuota pengunjung pada tahap I 180 orang (10%) , tahap II 360 orang (20%), tahap III 535 orang (30%).  Penetapan pengunjung di masa New Normal ini maksimal 50% dari DDDT.

Harapan kami, melalui reaktivasi OWA Jurang Jero, Balai TNGM dapat turut menggeliatkan roda perekonomian di sekitar kawasan konservasi, tentunya dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan yang berlaku. 

Sumber : Titin Septiana – BTN G.Merapi

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini