Komitmen Kodam XVII/Cenderawasih, Panglima Kodam Larang Anggota Bawa TSL Dilindungi

Jayapura, 12 Agustus 2019. Balai Besar KSDA Papua mengikuti Upacara Pelepasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG pada hari Senin di Lapangan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bumi Perkemahan Jayapura.

Para undangan yang hadir dalam pelaksanaan upacara tersebut, di antaranya, Wakil Walikota Jayapura, Kepala Kepolisian Daerah Papua, Danlantamal X Jayapura, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Kepala Imigrasi Kelas 1 Jayapura, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Jayapura, dan jajaran pejabat struktural di lingkungan IPDN.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring, S.IP., memberikan apresiasi kepada Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di wilayahnya. Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengingatkan kepada seluruh prajurit untuk tidak membawa flora dan fauna yang dilindungi keluar dari tanah Papua. "Hal ini merupakan bentuk komitmen Kodam XVII/Cenderawasih untuk turut serta menjaga kelestarian alam Papua,” tegasnya.

Lebih lanjut Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan agar semua prajurit tidak mudah terprovokasi, melakukan kegiatan di luar prosedur dan tidak bertindak sendiri, yang dapat berakibat fatal. Pangdam menegaskan juga bahwa semua prajurit harus senantiasa menjalin hubungan baik dengan siapa pun, mulai dari kalangan pemerintah, masyarakat, tokoh adat, sampai tokoh agama, dengan memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan budaya dan keadaan sosial di lingkungan tempat bertugas.

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring, S.Hut., M.Si., mengucapkan terima kasih dan memberikan piagam penghargaan atas ketaatan hukum para prajurit yang telah bertugas dengan baik, sehingga dapat menghindari segala bentuk pelanggaran khususnya yang berkaitan dengan peredaran tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi. Melindungi sumber daya alam juga merupakan implementasi dari menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Upacara pelepasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk berkolaborasi dan saling bersinergi antar pihak. Hal ini dapat merepresentasikan bahwa sumber daya alam Papua adalah kekayaan alam sebagai titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menjaga dan melestarikannya.

Sumber : I Ketut Diarta Putra, S. Si. - Kasubbag Data, Evaluasi, Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar KSDA Papua

 

 

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini