WRU BKSDA Kalteng Berhasil Amankan Buaya Penyerang Warga Sampit

Palangkaraya, 9 Februari 2019. Setelah selama seminggu lamanya memasang perangkap buaya, akhirnya usaha Wildlife Rescue Unit Balai Konsevasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah Seksi Konservasi Wilayah II (WRU BKSDA Kalteng SKW II) untuk menangkap buaya yang diduga menyerang warga Dusun Seranggas, Desa Lempuyang, Kec. Teluk Sampit, Kab. Kotawaringin Timur membuahkan hasil.

Diawali oleh laporan terjadinya serangan buaya terhadap warga Dusun Seranggas An. Julhaidir (Laki-laki, 41 Tahun) pada tanggal 1 Februari 2019. Akibat serangan buaya yang terjadi saat Bapak Julhaidir mandi pada pukul 18.30 WIB di tepi sungai Seranggas itu, mengakibatkan tangan bagian kiri putus. Kepala SKW II BKSDA Kalteng berkesempatan membusuk dan memberikan bantuan pengobatan kepada korban saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Murjani-Sampit.

Selanjutnya Tanggal 2 Februari 2019, Wild Life Rescue Unit SKW II BKSDA Kalteng bersama-sama dengan Anggota Polair Polda Kalteng, Anggota Polsek Samuda, Staf Kecamatan Teluk Sampit dan Staf Desa Lempuyang melakukan pemasangan perangkap buaya di Sungai Seranggas, di Dusun Seranggas, Desa Lempuyang Kec. Teluk Sampit, Kab. Kotawaringin Timur. Selain memasang perangkap Tim juga menghimbau kepada warga sekitar lokasi serangan untuk berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai.

Akhirnya pada hari Jum’at tanggal 8 Februari 2019 Pukul 06.00 WIB Tim WRU mendapatkan informasi dari dari Ketua RT setempat, bahwa ada buaya yang masuk dalam perangkap yang telah dipasang. Dan tanggal 9 Februari 2019, Tim WRU SKW II BKSDA kalteng menuju lokasi dan bersama-sama pihak desa, kecamatan, Pospol dan Polsek setempat untuk mengevakuasi buaya tersebut. Buaya teridentifikasi merupakan buaya muara (Crocodylus porosus) dengan panjang 3,5 meter.

Saat ini buaya tersebut telah diamankan di Pos Penjagaan Bandara dan Pelabuhan Sampit-BKSDA untuk selanjutnya akan dibawa ke Kandang Transit Buaya di TWA Tangkiling.

Sumber : Balai KSDA Kalimantan Tengah

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini