Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove di Desa Liya Mawi Taman Nasional Wakatobi

 

Liya Mawi, 2 Desember 2018. Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove di Desa Liya Mawi dilakukan Balai Taman Nasional Wakatobi bersama Kelompok La Gundi, WWF SESS, The Nature Conservacy (TNC), Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AKKP), Kamelia, dan pihak Pemerintah Desa Liya Mawi (2/11). Tak hanya aksi bersih pantai, penanaman mangrove juga dilakukan sebagai bagian dari upaya konservasi sumberdaya alam dan ekosistem di wilayah Taman Nasional Wakatobi sebagai media pendidikan konservasi lingkungan bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Wakatobi secara keseluruhan.

Aksi bersih pantai dilakukan di sepanjang garis pantai dengan jarak ± 100 meter, beberapa jenis sampah yang ditemukan yaitu sampah plastik, kaca, logam, karet, dan sampah organik. Jenis Mangrove yang ditanam ada 2 (dua) jenis, yaitu Rhizophora apiculata dan Bruguiera gymnorrhiza.  Penanaman menggunakan metode rumpun berjarak, dengan jumlah bibit per lubang tanam sebanyak 20 buah dan jarak antar lubang tanam 1,5 meter. Metode ini direkomendasikan dalam penanaman mangrove di wilayah pesisir karena bibit yang ditanam dapat saling menguatkan dan menghindari terbawa arus, sehingga diharapkan tingkat keberhasilannya lebih besar.  Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 760 bibit, dengan rincian per jenisnya yaitu jenis Rhizophora apiculata sebanyak 660 bibit dan jenis Bruguiera gymnorrhiza sebanyak 100 bibit.  Aksi bersih pantai dan penanaman mangrove yang telah dilaksanakan bersama para pihak tentunya diharapkan terus digalakan dan menjadi budaya atau kebiasan masyarakat Wakatobi dalam  kehidupan sehari-hari.

Sumber : Balai Taman Nasional Wakatobi

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini