Tingkatkan Profesionalisme melalui Inhouse Training Herpetofauna

Bontang, 9 November 2018. Kualitas SDM merupakan potret kualitas pengelolaan sebuah organisasi. Kemampuan SDM akan berkorelasi secara positif dengan kualitas penyelenggaraan organisasi dan pencapaian kinerja. Oleh sebab itu peningkatan kualitas SDM harus terus menerus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi.

Dalam kerangka tersebut Balai TN Kutai, menyelenggarakan berbagai kegiatan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas SDM. In House Training Herpetofauna merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Balai Taman Nasional Kutai-Bontang pada tanggal 7-9 November 2018.  Penyelenggaran inhouse training sekaligus untuk menjawab permasalahan konservasi berupa keterbatasan data kawasan, baik data jenis  keanakeragaman hayati maupun data potensi yang dimiliki.

Secara khusus kegiatan inhouse training Herpetofauna dilaksanakan  untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan  para Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TN Kutai dalam melakukan upaya konservasi kehati, khususnya satwa herpetofauna yaitu Reptil dan amfibi.   Data herpetofauna yang dimiliki Taman Nasional Kutai masih sangat minim, oleh sebab itu melalui kegiatan ini, diharapkan para PEH mampu melakukan pengambilan data untuk reptil dan amfibi (herpetofauna), termasuk pengetahuan mengenai biologi dan ekologi herpetofauna sebagai dasar untuk pengumpulan data yang benar, berbagai macam metoda pengambilan, pengolahan dan analisa data dan selanjutnya  akan memahami dan mengerti tentang keanekaragaman herpetofauna di Indonesia dan masalah yang berhubungan dengan konservasi herpetofauna.

Materi yang disampaikan berupa teori dan praktek lapangan dengan narasumber yang kompeten yaitu  ahli herpetofauna  Dr. Mirza D.Kusrini dari Institut Pertanian Bogor, Tim Universitas Mulawarman dan Balai Penelitian Teknologi KSDA Samboja.   Materi yang disampaikan berupa teknik pengenalan jenis, bio-ekologi herpetofauna, zoonosis dan upaya konservasi.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Balai TN Kutai, Balai Diklat Kehutanan Samarinda, Kader Konservasi, Pramuka Sakawanabakti, Mitra Taman Nasional Kutai (PT. Indominco Mandiri, PT. Badak, NGL., PT. Pupuk Kaltim dan PT. Kaltim Nitrate Indonesia). Keterlibatan para pihak dalam kegiatan ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan upaya konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem di TN Kutai dan kalimantan Timur pada umumnya.

Menurut Dr. Mirza D Kusrini, peran serta masyarakat sangat penting dalam konservasi jenis. Dalam upaya konservasi staf lapangan adalah ujung tombak peningkatan pengetahuan dan pengelolaan lestari dari keanekaragaman hayati di Indonesia. Konservasi jenis tidak dapat dilakukan tanpa pengertian mendalam mengenai jenis itu sendiri.  Oleh karena itu dirasakan perlu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama staf lapangan mengenai konservasi keanekaragaman herpetofauna dan juga meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan survei herpetofauna.

Sumber : Balai Taman Nasional Kutai

 

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini