Tiga Ekor Lutung Jawa Kembali Dilepasliarkan Di Batu - Malang

Batu, 28 Juli 2020. Setelah 6 jam pendakian, tim pelepasliaran akhirnya sampai di titik koordinat yang dituju untuk kegiatan release Lutung Jawa (Trachypithecus auratus), 28 Juli 2022. Titik lokasi pelespaliaran terletak pada ketinggian 2.020 meter diatas permukaan laut dan masuk dalam wilayah Hutan Lindung Coban Talun, Batu, Jawa Timur.

Kali ini Balai Besar KSDA Jawa Timur (BBKSDA Jatim) bersama The Aspinall Foundation Indonesia Program (TAFIP) melepasliarkan 3 ekor Lutung Jawa yang terdiri dari seekor jantan bernama Ponari dan 2 ekor betina bernama Siti dan Bona. Ketiga lutung tersebut telah menjalan proses rehabilitasi selama kurang lebih 2 tahun dengan observasi intensif selama 4 bulan di Javan Langur Centre (JLC), Coban Talun - Batu.

Selain telah diberi tanda dengan microchip, ketiga lutung sudah menjalani pemeriksaan fisik, pemeriksaan parasit internal pada feses, hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, herpes, Tuberculosis (TBC), SIV (Simian Immunodeficiency Virus), STLV (Simian T-lymphotropic Virus), SRV (Simian Retro Virus) dan kultur bakteri melalui swab rectal. Hal ini untuk memastikan kondisi lutung benar-benar sehat dan tidak terjangkit penyakit apapun sebelum dilepasliarkan.

Tak kurang 20 peserta yang mengikuti kegiatan pelepasliaran. Selain dari BBKSDA Jatim dan TAFIP-JLC, kegiatan juga diikuti dari mahasiswa Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Malang, Fakultas Kedokteran Hewan Univ. Brawijaya dan Univ. Airlangga, serta NGO - SATO.

Meski harus bersusah payah menuju lokasi dengan medan yang terjal, namun semua terbayar saat melihat ketiga lutung telah kembali ke habitatnya. Semua berharap ketiganya dapat bertahan hidup dan berkembangbiak di rumah barunya.

Sumber : Agus Irwanto - Resort Konservasi Wilayah 22 Malang, Balai Besar KSDA Jawa Timur

 

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini