Mengenal Joint Risk Assesment, Kesiapsiagaan Penanggulangan Zoonosis

Padang, 14 September 2021. Seiring meningkatnya kejadian zoonosis di Indonesia seperti rabies, leptospirosis, antrax, dan avian influenza, diperlukan penilaian resiko dari penyakit tersebut sebagai bagian dari kesiapsiagaan dalam penanggulangan zoonosis.  Kerjasama multisektoral yang berkelanjutan merupakan hal penting dalam merespon ancaman zoonosis (emerging).  Penilaian resiko dengan menggunakan Joint Risk Assement (JRA) Tools hasil penilaian nantinya akan digunakan oleh pemangku kebijakan dalam mengambil keputusan menentukan dan menerapkan langkah-langkah pengendalian risiko zoonosis berbasis ilmiah dan pesan-pesan komunikasi antar sektor yang selaras. 
 
Balai KSDA Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) selaku sektor pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan satwa liar ikut mengenal  Joint Risk Assement dengan pelatihan yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat pada tanggal 6 – 10 September 2021 di Hotel Grand Zuri Padang.  Dalam pelatihan ini, Balai KSDA Sumatera Barat  mengirimkan  8 (delapan) orang sebagai peserta serta 1 (satu) orang sebagai fasilitator tingkat provinsi.  Peserta pelatihan lainnya berasal dari instansi terkait yang menangani kesehatan masyarakat, kesehatan hewan,  lingkungan serta sektor terkait lainnya khususnya penanggulangan penyakit zoonosis yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kesehatan serta Puskeswan di Provinsi Sumatera Barat.
 
 
Peserta mendapat materi tentang langkah-langkah dalam melaksanakan Joint Risk Assement  meliputi persiapan, penyusunan kerangka risiko, pelaksanaan Joint Risk Assement dan penggunaan hasil keluaran Joint Risk Assement. Penyampaian materi juga dilakukan dengan praktek simulasi  JRA oleh masing-masing peserta berdasarkan catatan kejadian penyakit zoonosis di daerah masing-masing.
 
Pelatihan Joint Risk Assement ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia terlatih dalam melakukan penilaian JRA di Provinsi Sumatera Barat  serta terbangun kolaborasi lintas sektoral yang saat ini telah ada melalui pertukaran informasi secara regular dalam    memaksimalkan JRA.
 
Sumber : Balai KSDA Sumatera Barat

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini