Menuju Indikator Keberhasilan Kerja Sama Lembaga Konservasi

Bogor, 4 Agustus 2022. Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi melakukan  uji petik evaluasi kerja sama antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat dengan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo Tentang Lembaga Konservasi Khusus Pusat Rehabilitasi Satwa Harimau Sumatera dan Satwa Endemik Sumatera Lainnya di Dharmasraya (3/8/22). Uji petik ini dilakukan di Pendopo Mess PT. Tidar Kerinci Agung (TKA) Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, untuk mengamati atau mengetahui perkembangan kemajuan, identifikasi dan permasalahan serta antisipasi atau upaya pemecahan dalam pelaksanaan kerja sama.

Uji petik ini dilakukan juga untuk menganalisis, memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan program rehabilitasi satwa, identifikasi dan kajian lokasi pelepasliaran, pelepasliaran satwa, sosialisasi konservasi satwa, monitoring pasca pelepasliaran, dan pembangunan sarana prasarana pendukung melalui kerja sama antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat dengan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo Tentang Lembaga Konservasi Khusus Pusat Rehabilitasi Satwa Harimau Sumatera dan Satwa Endemik Sumatera Lainnya di Dharmasraya.

Evaluasi pelaksanaan kerja sama ini bagian dari proses untuk menentukan nilai atau pentingnya suatu kegiatan, kebijakan, atau program kerja sama dengan melakukan penilaian yang seobyektif dan sesistematik mungkin terhadap sebuah intervensi yang direncanakan, sedang berlangsung atau pun yang telah diselesaikan dalam pelaksanaan kerja sama.

Diharapkan dari hasil evaluasi ini diperoleh indikator keberhasilan dan banyak manfaat dari adanya kerja sama antara Balai KSDA Sumatera Barat dengan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo dan dapat mengisi celah (filling the gap) pengelolaan konservasi Satwa Harimau Sumatera.

Sumber : Mugiharto Direktorat Perencanaan Kawasan Konservasi

 

 

Komentar

Login terlebih dahulu bila ingin memberikan komentar.

Login

Belum terdapat komentar pada berita ini